You are on page 1of 9

PT.

Sonokeling
Natural Resources Management
GIS/RS, Survey & Mapping Consultant

MEMBANGUN TOPOLOGI
KONSEP TOPOLOGI
Karakteristik GIS
Data dibagi beberapa type yaitu point, line dan polygon
Masing-masing obyek memiliki identifier (ID) yang unik (tidak dimiliki obyek lain selain obyek
yang sama dengan dirinya sendiri)
Diatur oleh ketentuan/aturan data seperti line pada layer jalan harus tersambung satu sama
lain, garis yang membentuk polygon harus tertutup, tidak ada kebocoran.
Topology adalah pendefinisian secara matematis yang menerangkan hubungan relative
antara objek yang satu dengan objek yang lain. Dalam GIS topology didefinisikan oleh user
sesuai dengan karakteristik data seperti line, polygon maupun point/titik. Setiap karakteristik
data tertentu mempunyai rule/aturan tertentu. Rule atau aturan tersebut secara default telah
disediakan oleh software GIS.
Toleransi Jarak Snaping adalah besarnya toleransi jarak antar feature yang memungkinkan
penyambungan antar feature satu dengan feature terdekat.
Aturan Topology (Rule of Topology)
Untuk menghasilkan data yang benar sesuai dengan konsep GIS, ArcGIS menyediakan
fasilitas filtering untuk melakukan checking(query) kesalahan secara otomatis dan melakukan
editing (validasi) spasial dan attribute. Dapat dibayangkan berapa lama waktu yang
dibutuhkan jika kita melakukan checking kesalahan secara manual. Editing topology bisa
dilakukan secara serentak atau satu persatu sesuai dengan jenis rule yang kita terapkan dan
sesuai dengan jenis koreksi yang dilakukan.
Beberapa Aturan Topology yang paling umum dipakai berdasar tipe data antara lain adalah
sbb:
Poligon

Trainning ArcGIS 9.x - MEMBANGUN TOPOLOGI

-1-

PT. Sonokeling
Natural Resources Management
GIS/RS, Survey & Mapping Consultant

Aturan yang umum dipakai adalah seperti tercantum di atas, namun tidak menutup
kemungkinan aturan yang lain dipakai untuk keperluan tertentu. Aturan Topoogy secara
lengkap dapat dipelajari lebih lanjut pada Editing ArcMap Editing Topology Topology Rules
Garis (Line)

Aturan yang umum dipakai adalah seperti tercantum pada gambar di atas, namun tidak
menutup kemungkinan aturan yang lain dipakai untuk keperluan tertentu.
Aturan Topology secara lengkap dapat dipelajari lebih lanjut pada Editing ArcMap Editing
Topology Topology Rules
Titik (Point)
Aturan topologi titik di atas adalah sudah mencakup semua kemungkinan kesalahan yang
terjadi, nampak bahwa validasi untuk points lebih sederhana dibandingkan dengan tipe
feature yang lain

Trainning ArcGIS 9.x - MEMBANGUN TOPOLOGI

-2-

PT. Sonokeling
Natural Resources Management
GIS/RS, Survey & Mapping Consultant

Koreksi Topologi
Poligon
1.

Must Not Overlap

Subtract: Menghapus bagian yang overlap dari masing2 feature dan akan meninggalkan area
yang kosong pada daerah error. Perbaikan ini bias diterapkan ke satu atau lebih kesalahan
yang terjadi (terselesi) pada aplikasi rule Must Not Overlap errors.
Merge: Menambah/menggabung feature dari feature overlap yang melangar aturan yg
dipakai. Pemilihan feature tergantung justifikasi kita mana yg akan dipilih sebagai feature yang
dianggap salah. Koreksi ini bisa diterapkan pada satu kesalahan Must Not Overlap saja.
Create Feature: Membuat polygon baru diluar kesalahan yang terjadi dan menghapus
kesalahan yang ada. Koreksi ini bisa diterapkan ke satu atau lebih kesalahan yang terselect
oleh penerapan aturan Must Not Overlap errors.
2. Must Not Have Gap
Create Feature: Membuat polygon baru dari garis batas yang saling membentuk polygon
kosong (gap). Koreksi ini bisa diterapkan pada satu atau lebih kesalahan pada penerapan
aturan Must Not Have Gaps errors.
Garis
1. Must Not Overlap
Substract: Menghapus segmen line yang overlapping dari feature2 yang membentuk
kesalahan. Anda harus melakukan seleksi lebih dulu sebelum menghapus obyek dimaksud.
Koreksi ini dapat diterapkan pada satu kesalahan Must Not Overlap saja.
3. Must Not Intersect
Subtract: Menghapus segmen line yang overlapping dari feature2 yang membentuk
kesalahan. Anda harus melakukan seleksi lebih dulu sebelum menghapus obyek dimaksud.
Koreksi ini dapat diterapkan pada satu kesalahan Must Not Intersect saja.
Split: Memotong feature line yang saling berpotongan menjadi 4 segmen garis. Koreksi ini
bisa diterapkan pada satu atau lebih kesalahan Must Not Intersect.

Trainning ArcGIS 9.x - MEMBANGUN TOPOLOGI

-3-

PT. Sonokeling
Natural Resources Management
GIS/RS, Survey & Mapping Consultant

4. Must Not Have Dangles


Extend: Menyambung dangle pada akhir segmen line ke feature di depannya sepanjang
toleransi jarak snapping terpenuhi. Jika tidak masuk dalam toleransi jarak snapping, maka
dangle akan tetap dipertahankan (tidak berubah), hanya obyek yang terselek yg akan di
validasi. Koreksi ini dapat diterapkan ke satu atau lebih kesalahan Must Not Have Dangles.
Trim: Menghapus feature line jika dangle (point) pada akhir intersection line masuk dalam
toleransi jarak snapping yg diterapkan. Koreksi ini dapat diterapkan ke satu atau lebih
kesalahan Must Not Have Dangles.
Snap: Akan menyatukan dangle line ke line terdekat yang masuk dalam toleransi jarak
snapping, target line sendiri posisinya tetap. Akan dicari endpoint terlebih dulu, vertex dan
pada akhirnya garis. Koreksi ini dapat diterapkan ke satu atau lebih kesalahan Must Not Have
Dangles.
Titik
Pada jenis kesalahan titiks hanya ada dua koreksi yang bisa dilakukan yaitu membiarkannya
atau menghapus feature yang dianggap salah.
LATIHAN
Pengecekan Topologi
File SHP hasil digitasi perlu dicek topologinya untuk mengetahui apakah poligon-poligon
hasil digitasi sudah benar atau belum. Kesalahan dalam topologi polygon ada dua, yaitu
gap dan overlap/sliver. Gap merupakan adanya area kosong diantara poligon-poligon,
sedangkan sliver merupakan poligon yang bertumpuk.

i.

Buat geodatabase di ArcCatalog


(di folder C:\latihan, misalnya nama file : DIGITASI)
1. Buka ArcCatalog
2. Pada Catalog Tree, masuk ke folder C:\latihan
3. File - New - Personal Geodatabase
4. Pada Catalog Tree, muncul file personal geodatabase dengan nama :
New Personal Geodatabase
5. Pilih / klik file tersebut dengan mouse
6. File - Rename
7. Ubah New Personal Geodatabase menjadi DIGITASI

ii. Buat dataset


1. Klik file DIGITASI pada Catalog tree
2. File - New - Feature Dataset

Trainning ArcGIS 9.x - MEMBANGUN TOPOLOGI

-4-

PT. Sonokeling
Natural Resources Management
GIS/RS, Survey & Mapping Consultant

3. Pada kolom Name, masukkan nama TOPOLOGI


4. Pada bagian Spatial Reference, tekan Edit

5. Tekan Select
6. Pilih Geographic Coordinate Systems
7. Pilih World
8. Pilih WGS 1984.prj
9. Tekan Add
10. Tekan OK
11. Tekan OK

Trainning ArcGIS 9.x - MEMBANGUN TOPOLOGI

-5-

PT. Sonokeling
Natural Resources Management
GIS/RS, Survey & Mapping Consultant

iii. Konversi format Shp hasil digitasi ke dalam dataset geodatabase


1 Masuk ke dataset TOPOLOGI
2 Pada Tab Content, letakkan mouse di dalam window tersebut
3 Klik kanan, pilih Import - Feature Class (Single)
4. Pada bagian Input Features, masukkan file KAWASAN.shp
dengan menekan ikon browse (
) dan cari di folder C:\latihan
5. Pada
bagian
Output
Location,
secara
otomatis
masuk
ke
dataset
C:\latihan\DIGITASI.mdb\TOPOLOGI
6. Pada bagian Output Feature Class Name, masukkan nama Shp tadi, yaitu
KAWASAN
7. Tekan OK

iv. Buat topologi baru di dataset


1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15

Masih di dalam Dataset TOPOLOGI


Pada Tab Content, letakkan mouse di dalam window tersebut
Klik kanan, pilih New - Topology
Muncul jendela New Topology, tekan Next >
Muncul jendela New Topology ke-2, secara otomatis, file untuk cek topologi ini akan
dinamai TOPOLOGI_topology, tekan Next >
Muncul jendela New Topology ke-3, aktifkan (beri tanda x) pada item KAWASAN
(feature yang akan dilakukan topologi), tekan Next >
Muncul jendela New Topology ke-4, tekan Next >
Muncul jendela New Topology ke-5, Add Rule
Muncul jendela Add Rule berikut :
Pada bagian Features of feature class, pilih KAWASAN
Pada bagian Rule dari nama-nama rule pilih rule yang akan dipakai, pilih Must Not
Overlap
Tekan OK
Tekan Add Rule sekali lagi
Pada bagian Rule, pilih rule ke kedua Must Not Have Gaps
Tekan OK sehingga akan muncul rule-rule yang telah dipilih

Trainning ArcGIS 9.x - MEMBANGUN TOPOLOGI

-6-

PT. Sonokeling
Natural Resources Management
GIS/RS, Survey & Mapping Consultant

16 Tekan Next >


17 Muncul jendela New Topology ke-6, tekan Finish
18 Muncul jendela New Topology ke-7, Tekan Yes maka dilakukan proses validate
topology

Gambar contoh hasil digitasi dan hasil cek topologi, ada dua kesalahan : gap dan
sliver

Garis terluar bukan menunjukkan adanya kesalahan topologi, karena


merupakan pembatas poligon terluar (poligon 0)
v. Lakukan perbaikan topologi (jika ada kesalahan topologi pada file Topology_topology) ,
di ArcMap
vi. Tampilkan hasil cek topologi ke ArcMap
1 Masuk ke ArcMap
2 Panggil file cek topologi tadi dengan menu File - Add data
3 Masuk ke folder C:latihan\, masuk ke geodatabase DIGITASI.mdb,masuk ke dataset
TOPOLOGI
4 Pilih file TOPOLOGI_topology, tekan Add
5 Muncul jendela Adding Topology Layer, tekan Yes
vii. Lakukan editing topologi
1 Pada toolbar Editor, pilih Editor - Start Editing
2 Keluarkan toolbar Topology dengan menu Editor - More Editing Tools - Topology
Trainning ArcGIS 9.x - MEMBANGUN TOPOLOGI

-7-

PT. Sonokeling
Natural Resources Management
GIS/RS, Survey & Mapping Consultant

Map Layers Map TopologyFix Topology Error Tool


3. Tekan Map Topology, muncul jendela Map Topology berikut :

4. Cek pada item KAWASAN


5. Tekan OK
6. Ganti Map Layers dengan TOPOLOGI_Topology
7. Mulai perbaiki topologi : klik mouse pada ikon Fix Topology Error Tool (
)
8. Pilih pada poligon yang mempunyai topologi yang salah dengan klik menggunakan
mouse
9. Klik kanan pada mouse, maka akan muncul pilihan perbaikan topologi.
10. Jika di-klik pada error topologi gap, maka pilihan perbaikannya adalah Create Feature
11. Jika diklik pada error topologi sliver, maka pilihan perbaikannya adalah Substract,
Merge, dan Create Feature.
12. Jika kesalahannya adalah gap, maka pilih perbaikan langsung ke Create Feature
13. Poligon baru hasil Create Feature ini tidak mempunyai data atribut, maka ulangi
prosedur seperti pada bahasan digitasi dengan menu editor
14. Jika kesalahannya adalah sliver, maka pilih perbaikan Merge. Pilihan Merge ini
secara otomatis akan menawarkan poligon sliver untuk digabung dengan salah satu
dari dua poligon yang saling bertumpuk. Pilih salah satu poligon yang bertumpuk tadi
sesuai kelas poligon sliver yang akan dimasukkan.
15. Apabila seluruh error topologi sudah diperbaiki, simpan hasil perbaikan : pada toolbar
Editor, pilih Save Edits
16. Akhiri editing topologi : pada toolbar Editor, pilih Stop Editing.
viii. Konversi format ke Shp.
1 Masih di dalam ArcMap
2 Pada Table of Content, klik pada layer KAWASAN
3 Klik kanan mouse, pilih Data - Export Data
4 Pada bagian Output shapefile or feature class: ganti C:\latihan\ Export_Output.shp
menjadi C:\latihan\KAWASAN_OK.shp
5 Muncul jendela ArcMap berikut
6 Tekan Yes

Trainning ArcGIS 9.x - MEMBANGUN TOPOLOGI

-8-

PT. Sonokeling
Natural Resources Management
GIS/RS, Survey & Mapping Consultant

Selamat berlatih dengan data yang bervariasi.

Trainning ArcGIS 9.x - MEMBANGUN TOPOLOGI

-9-